Hukum meninggalkan shalat jumat

Shalat jumat adalah ibadah wajib mingguan yang dikhususkan untuk setiap muslim laki-laki yang telat memenuhi syarat. Oleh karena itu haram meninggalkan shalat jumat bagi laki-laki yang sudah memenuhi syarat wajibnya jumat. Kewajiban jumat pun tidak dipungkirilagi kebenarannya, sebagaimana ayat dan hadits yang tertera.


“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah.” (QS. Al Jum’ah: 9).

“(Shalat) Jum’at adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim dalam jama’ah kecuali bagi empat orang: budak yang dimiliki, wanita, anak kecil dan orang yang sakit.” (HR. Abu Daud kemudian berkata Syaikh Al Albani bahwa hadist ini shahih).


Namun terkadang ada beberapa kelompok orang yang sering meninggalkan shalat jumat dengan berbagai alasan. Baik karena pekerjaan, karena udzur (akan saya bahas diakhir) dan yang terparah karena mager (malas gerak). Sesungguhnya ibadah kepada Allah yaitu pada kali ini shalat jumat wajib dilakukan dengan seluruh tubuh. Tidak hanya tubuh (jasad) namun harus benar-benar ikhlas dari hati.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Hendaknya orang yang suka meninggalkan jumatan itu menghentikan kebiasaan buruknya, atau Allah akan mengunci mati hatinya, kemudian dia menjadi orang ghafilin (orang lalai).” (HR. Muslim 865).

Bagi orang-orang yang sering meninggalkan shalat jumat akan Allah kunci hati mereka sehingga hati mereka akan jauh dari ibadah kepada Allah SWT. kewajiban jumat juga bertujuan untuk membangkitkan semangat muslim dan menjadi silaturrahmi sesama umat islam.

Sabda nabi: “Siapa saja yang meninggalkan Jumat tiga kali tanpa udzur, maka ia telah mencampakkan Islam di balik punggungnya,” (HR Al-Baihaqi).

Mencampakkan islam di balik punggungnya berarti orang tersebut sudah tidak peduli terhadap kemajuan islam, terhadap perkembangan islam. orang-orang yang seperti nabi gambarkan ini akan mengedepankan urusan pribadinya dibandingkan urusan agama. Padahal jelas nabi Muhammad menganjurkan kita untuk mengedepankan urusan umat Bersama dari pada urusan kita sendiri.

baca juga: hukum dan syarat sah shalat jumat

4 udzur yang menggugurkan kewajiban shalat jumat

“Siapa yang mendengarkan azan shalat Jumat, namun ia tidak mendatangi (seruan tersebut), maka Allah menutup hatinya dan menjadikan hatinya sebagai hati orang kafir munafik,” (HR Al-Baihaqi).

Dalam hadis ini yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi bahwa bagi orang yang meninggalkan shalat jumat selain ditutup hatinya juga menjadikan hatinya sebagai orang munafik. Orang-orang yang meninggalkan shalat jumat tanpa ozor akan sangat bermasalah disisi agama. Karna tidak sedikit juga orang yang meremehkan shalat jumat. Maka ganjaran-ganjaran dalam agama untuk orang demikianpun sangat keras.

Namun bagaimanakah yang disebut ozor yang dapat menggugurkan kewajiban shalat jumat? Ada beberapa udzur yang dapat menggugurkan kewajiban shalat jumat, yaitu:

  1. Hujan yang dapat membasahi pakaiannya. Hujan ini akan membuat kita basah kuyub saat sampai ke masjid. Maka orang tersebut tidak wajib pergi shalat jumat di hari tersebut.
  2. Salju dan dingin. Tidak bisa keluar rumah atau kemana-mana karna sedang ada badai salju. Maka keadaan seperti inipun menyebabkan tidak wajibnya jumat bagi orang tersebut.
  3. Sakit (berat) yang membuatnya sulit untuk mengikuti shalat Jumat dan shalat jamaah. (Sakit ringan seperti flu, pusing, atau sedikit demam tidak termasuk uzur).
  4. Kekhawatiran atas gangguan keselamatan jiwanya, kehormatan dirinya, atau harta bendanya. Seandainya jika diperjalanan menuju masjid ada perampok, atau jika meninggalkan rumah maka perampok akan merampok rumahnya. Maka untuk keadaan seperti ini orang tersebut tidak wajib untuk pergi shalat jumat.

Jenis uzur ini disarikan dari pandangan keagamaan Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) tentang Pelaksanaan Shalat Jumat di Daerah Terjangkit Covid-19 pada 19 Maret 2020 yang dikutip dari Kitab Al-Minhajul Qawim karya Ibnu Hajar Al-Haitami.

Hanya udzur-dzur tersebutlah yang dapat menggugurkan kewajiban shalat jumat seseorang. Maka jangan membuat-buat ozor tersendiri untuk tidak shalat jumat. Biasakan diri untuk shalat jumat, biasakan diri untuk kebaikan, biasakan diri untuk menjadi yang terbaik. salam mudahnya islam!

jika dibutuhkan silahkan download pdf-nya di bawah.

ingin menjelaskan pada dunia betapa mudahnya islam, asalkan ingin mengerjakannya semua akan terlihat mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *