Keutamaan adalah sesuatu hal yang utama dalam hal tersebut. Dalam pembahasan kali ini keutamaan sedekah adalah inti yang paling utama dalam bersedekah. Bisa disebut sebagai makna yang terkandung dalam sedekah itu sendiri adalah keutamaan bersedekah. sebelum kita bahas lebih jauh tentang keutamaan sedekah, baca dulu pengertian sedekah dan pembagiannya

Sedekah mempunyai banyak keutamaan, baik ditinjau dari segi agama maupun dari segi kemanusiaan. Karna prinsip agama adalah jika suatu hal telah disunnahkan atasnya maka pastilah dibalik suatu hal tersebut terkandung keutamaan dan kebaikan yang dapat dirasakan langsung, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Rasulullah SAW bersabda:


“Jagalah diri kalian dari neraka meskipun hanya dengan sedekah setengah biji kurma. Barang siapa yang tak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik”. (HR. Bukhari dan Muslim).


Dari hadist tersebut nabi ingin menjelaskan bahwa inti dari sedekah adalah perbuatannya bukan banyaknya. Hal ini bertujuan memancing atau membiasakan hati dalam bersedekah, karna pada awalnya sedekah sangatlah sulit untuk kita lakukan sekalipun jumlahnya sedikit. Oleh karena itu, saat sudah terbiasa dalam bersedekah dalam jumlah sedikit kita pun harus naik kelas dalam bersedekah. Maksudnya adalah meningkatkan sedikit lagi jumlah sedekah kita.

Firman Allah dalam al-quran surah an-nisa’ ayat 4 yang artinya;

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami akan memberi kepadanya pahala yang besar”.

Berikut 10 Keutamaan Bagi Orang Yang Bersedekah

  • Orang bersedekah akan mendapat kedudukan khusus disisi Allah SWT

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa semakin banyak kita bersedekah maka semakin banyak pula pahala dan keutamaan-keutamaan yang kita dapatkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Orang yang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan sesama manusia serta jauh dari api neraka. Sedangkan orang yang pelit dan kikir, ia jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari manusia dan dekat dengan api neraka. Orang yang bodoh, tetapi dermawan, lebih dicintai oleh Allah, daripada orang yang rajin ibadah, tetapi pelit dan kikir.” (HR Baihaqi).

Orang yang rajin bersedekah disebut sebagai orang yang dermawan. Yaitu orang yang rela mengorbankan hartanya di jalan Allah SWT. Oleh karenanya orang yang dermawan sangat dicintai Allah, karena dengan kedermawanan dia orang lain mendapatkan manfaatnya. Perlu digaris bawahi bahwa orang dermawan dalam hadis tersebut adalah orang yang disamping suka bersedekah tetapi tetap suka beribadah kepada Allah SWT. Sebagaimana tujuan manusia diciptakan oleh Allah adalah untuk mencari ridho (cinta) Nya Allah SWT. Maka bersedekah lah, jadilah dermawan.

  • Sedekah dapat menghapus dosa

Tak sampai di situ, sedekah juga dapat menghapus dosa seperti sabda nabi Muhammad SAW “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api”. (HR. At-Tirmidzi).

Dalam hal ini mungkin dosa-dosa yang akan dihapuskan adalah dosa-dosa kecil yang tidak perlu taubat. Namun jika dosa besar – seperti meninggalkan solat – tak akan terhapus hanya dengan sedekah. Dosa-dosan besar haruslah dengan taubat untuk menghapusnya. Sekalipun begitu, harus kita sadari bahwasannya dalam keseharian kita manusia telah banyak melakukan kesalahan-kesalahan dan mendapatkan dosa oleh karenanya kita harapkan Bersama supaya dengan bersedekah dosa-dosa yang kita peroleh setiap harinya dapat terhapus.

  • Bukti keimanan

Sedekah juga menjadi akan bukti keimanan kita kepada Allah SWT,  sesuai dengan hadis Nabi; “Bersuci itu sebagian dari iman, ucapan alhamdulillah (segala puji bagi Allah) itu memenuhi timbangan. Ucapan subhanallah (Mahasuci Allah) dan alhamdulillah (segala puji bagi Allah), keduanya memenuhi antara langit dan bumi. Shalat adalah cahaya, sedekah adalah bukti nyata, kesabaran adalah sinar, Al-Qur’an adalah hujjah yang membelamu atau hujjah yang menuntutmu. Setiap manusia berbuat, seakan-akan ia menjual dirinya, ada yang memerdekakan dirinya sendiri, ada juga yang membinasakan dirinya sendiri.” [HR. Muslim)

Bagaimana tidak? Saat kita mensedekahkan sebagian harta kita di jalan yang diridhoi Allah saat itu juga keimanan kita manjadi acuannya. Orang yang tidak memiliki kepercayaan/iman tidak akan mensedekahkan hartanya karna menurut merka akan sia-sia. Namun bagi orang-orang yang memiliki iman sedekah merupakan suatu hal yang sangat dianjurkan dalam islam dan juga memiliki banyak keutamaan. Al-quran juga menjelaskan “(Orang-orang yang bertakwa yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang, maupun sempit, dan orang-orang yang (selalu) menahan amarahnya, serta (mudah) memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” [Qs. Ali ‘Imran: 134]

  • Sedekah tidak mengurangi harta

Bahwa sesungguhnya bersedekah bukan hanya saat kita lebih, namun saat kita sempit juga di anjurkan bersedekah. Karna dengan sedekah tersebutlah kita akan memperoleh rezeki berlipat ganda.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

Sekalipun begitu, sebaiknya kita dalam bersedekah tidak mengharap balasan terutama balasan di dunia. Sedekah lah dengan ikhlas, semata-mata mengharap keridhaan Allah SWT. Karna saat kita mengharap balasan di dunia, kelak di akhirat kita tidak akan mendapat apa-apa selain yang telah kita peroleh di dunia.

  • Sedekah dapat memanjangkan umur

Sedekah juga dapat memperpanjang umur kita, sebagai mana sabda rasulullah SAW “Sesungguhnya sedekah seorang muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su’ul khotimah, Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran dan sifat berbangga diri darinya”. (HR. Thabrani)

Sungguh kematian adalah sesuatu yang paling dekat dengan kita, ya hal tersebut karena tak seorangpun di dunia ini kecuali rasulullah yang tahu kapan akan ia akan meninggal. Maka demikian, bersedekah lah. Terlebih lagi, bersedekah juga dapat menghilangkan sifat sombong, kefakiran dan sifat berbangga diri. Sebenarnya, sifat-sifat semacam inilah yang harus di hilangkan dalam diri kita, yang disebut dengan penyakit hati. Sombong adalah penyakit hati yang sangat besar, karna dengan kesombongan sedekah kita bias tidak di terima. Sombong adalah sifat merasa dirilah yang terbaik, yang terkaya DLL. Oleh karena itu seseorang yang memiliki sifat sombong dalam dirinya saat bersedekah, maka sedekah tersebut tidak akan mendapat pahala di akhirat kelak. Begitu juga sifat berbangga diri, dan penyakit hati lainnya.

  • Sedekah menjadikan hati lapang dan tenang

Dengan bersedekah kita juga akan menjadi seorang yang sabar dan tenang. Sungguh dalam kehidupan sifat sabar lah yang sangat dibutuhkan seseorang. Sabar akan segala hal, dan menggantungkan semua hal tersebut sama Allah, disamping berusaha sebaik mungkin harus tetap. Demikian juga sikap tenang, saat mengalami kesulitan sikap tenang merupakan keharusan baginya. Karna dalam mengatasi kesulitan, ketenangan sembari berfikir jernihlah yang mampu mengatasinya.

Nah sedekah dapat membuat seseorang berhati lapang dan bersikap tenang, seperti hadis nabi: “Perumpamaan orang yang bakhil dan orang yang suka berinfak seperti dua orang yang memakai jubah besi yang dia masukkan dari dada hingga kerongkongannya. Adapun orang yang suka berinfak, setiap kali dia berinfak jubahnya bertambah longgar dari kulitnya, sampai akhirnya menutupi jari-jemarinya dan menghapus jejak langkahnya (karena panjangnya). Adapun orang yang bakhil, setiap kali dia akan berinfak, maka menyempit lah baju besi itu, dia ingin melonggarkannya, tapi jubah itu tetap tidak bertambah longgar”. (HR. Al-Bukhari)

  • Sedekah dapat mencegah kemaksiatan dalam jual beli

“Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah”. (HR. Tirmidzi)

Sebagai seorang rasul dan nabi Allah yang dulunya pernah menjadi seorang pedagang, maka nabi paham betul tentang perdagangan tersebut. Oleh karena itu, beliau memerintahkan bagi para pedagang untuk menghiasi perdagangan mereka dengan sedekah. Arti menghiasi dalam hadis tersebut adalah membiasakan diri dengan sedekah. Sembari berdagang, rajin-rajin lah bersedekah. Karna dengan sedekahlah kemaksiatan dalam jual beli akan tercegah.

  • Menjauhkan dari api neraka

Neraka adalah tempat paling menakutkan bagi umat manusia, terlebih bagi umat muslim. Tak seorang pun yang mau atau berkeinginan untuk masuk neraka, tak seorang pun. Namun tak jarang perkataan dan perbuatan kita sering menjerumuskan kita kedalam neraka tersebut dalam keadaan sadar ataupun tidak sadar. Oleh karenanya sedekah dapat pula menjauhkan kita dari api neraka, seperti tersebut dalam hadis nabi “jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sudah saya singgung di atas bahwa esensi dari sedekah bukan tentang jumlah, namun tentang perbuatannya. Oleh karena itu, walau sebiji kurma yang kita sedekah kan tidak masalah. Karna mungkin dengan sebiji kurma tersebut kita terhindar dari neraka dan masuk ke syurga. aamiin

  • Pintu rezeki akan terbuka

Nabi bersabda: “Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Jelas hadis tersebut menjelaskan bahwa dua orang malaikat mendoakan untuk orang yang bersedekah dan melaknat orang yang bakhil. Maka sungguh saat malaikat makhluk yang tak pernah berbuat dosa kepada Allah SWT mendoakan kita, kemungkinan diterimanya doa malaikat lebih besar. Bersedekah lah, agar pintu-pintu rezeki terbuka lebar bagi kita semua.

  • Allah akan memanggil mereka yang bersedekah dari pintu khusus ketika memasuki surga

Suatu kenikmatan yang sesungguhnya adalah ketika seorang muslim masuk kedalam syurga. Demikian bagi orang yang suka bersedekah, akan masuk ke dalam syurga lewat pintu khusus yaitu pintu sedekah. Sebagaimana hadis nabi Muhammad SAW:

“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Beruntunglah bagi orang-orang yang gemar bersedekah. Dan semoga kita termasuk kedalamnya salam mudahnya islam

ingin menjelaskan pada dunia betapa mudahnya islam, asalkan ingin mengerjakannya semua akan terlihat mudah.

1 Komentar pada “Berikut 10 Keutamaan Sedekah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *