Klarifikasi shalat Maghrib

Shalat maghrib merupakan sembahyang yang dilakukan pada masuknya malam atau lebih tepatnya saat terbenamnya matahari, dan shalat maghrib juga merupakan satu-satunya sembahyang yang terdiri atas 3 rakaat. Waktu untuk melaksanakan sembahyang ini tergolong sempit yakni dari selepas terbenamnya matahari hingga munculnya awan (sinar) merah diufuk barat. Akan tetapi sekalipun waktunya sempit tetapi sembahyang ini agak mudah untuk dikerjakan. Namun jangan sekali-kali untuk meremehkan sembahyang ini dikarenakan hikmah dan kelebihannya sangat besar pula. Salah Satu keutamaan shalat magrib adalah waktu mustajabah doa, dengan begitu mari sama-sama panjatkanlah doa terbaikmu selepas sembahyang magrib.

baca juga: sembahyang wajib

baca juga: sembahyang berjamaah

Pada umumnya sembahyang wajib yang banyak dilaksanakan adalah shalat magrib dikarenakan waktunya juga di penghujung hari. Dimana semuanya telah siap dari pekerjaannya masing-masing, faktor ini juga yang menyebabkan sembahyang wajib digemari oleh orang-orang untuk melakukannya. Namun pada dasarnya semua sembahyang wajib tersebut, suka tidak suka muslim harus melaksanakannya. Dan untuk pelaksanaan yang khusuk dimulai dari hati yang senang saat melaksanakannya. Pahala shalat maghrib pun sangat besar karna merupakan salah satu sembahyang wajib di samping itupula saat seseorang melaksanakan shalat maghrib ini pun akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar. Sesuai dengan ayat Allah dalam surah Al-‘ankabut ayat 45 yang artinya:


“bacalah kitab (Al-quran) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah solat. Sesungguhnya solat dapat mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (solat) tu lebih besar (keutamaannya dari ibadah lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”


Derajat Manusia Yang Dapat Mengendalikan Nafsu

Jelas sekali bahwa sembahyang akan mencegah perbuatan keji dan mungkar. Namun sekarang tinggal kita untuk melaksanakannya atau meninggalkannya. Melaksanakan dan mengejar syurga atau meninggalkan dan menerima neraka. Dalam kehidupan manusia diberi akal dan nafsu oleh Allah ta’ala. Saat nafsu mampu dikendalikan oleh akal maka manusia tersebut akan tinggi derajatnya melebihi malaikat. Namun, saat akal sudah dikendalikan oleh nafsu maka manusia tersebut sudah lebih rendah dari binatang. Begitulah perumpamaan manusia yang hidup di dunia ini. “yang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah diberikan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum tersebut mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Sungguh, Allah maha mendengar, maha mengetahui” (Al-anfal : 53).

Ubahlah dirimu wahai sahabat karena azab Allah sungguhlah pedih. Salam mudahnya islam

ingin menjelaskan pada dunia betapa mudahnya islam, asalkan ingin mengerjakannya semua akan terlihat mudah.

1 Komentar pada “mudahnya diterima doa setelah shalat maghrib”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *