Daftar isi:

  1. apa itu Fardhu?
  2. Fardhu kifayah
  3. Fardhu Ain
  4. Perbedaan Fardhu Kifayah dan Fardhu Ain

Apa itu Fardhu

Fardhu dalam bahasa Arab adalah status hukum dari suatu aktivitas yang harus/wajib dilaksanakan (Wikipedia). Fardhu merupakan suatu kewajiban bagi umat muslim yang kedudukannya (dalam mazhab syafi’i) setara dengan wajib. Oleh karena itu, suatu hal yang sudah difardhukan sama status hukumnya dengan wajib.

Karena kesetaraan ini, terkadang tak jarang kita mendengar sholat wajib disebut sholat fardhu Juga dalam hal-hal tertentu sebaliknya. Tentu tidak masalah dalam hal penyebutan asalkan arti dan pemahaman sama. Namun dalam kedudukan hukum, fardhu terbagi menjadi 2, yaitu fardhu ain dan fardhu kifayah.

Fardhu kifayah

Disebut dengan fardhu kifayah karena kewajiban dalam fardhu ini bersifat umum (kolektif), yakni kewajiban kepada kelompok muslim dalam satu daerah seperti desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga negara. Fardhu kifayah hanya meliputi kewajiban dalam lingkup aktivitas atau perbuatan. Sebagai contoh, mensolatkan jenazah. Mensolatkan jenazah adalah fardhu kifayah bagi muslim yang masih hidup terutama bagi yang terdekatnya. fardhu kifayah ini merupakan kewajiban kita semua umat muslim, artinya jika muslim yang terdekat dengan si jenazah tidak mensolatkannya maka kewajiban tersebut melebar, mulai wajib bagi masyarakat desa hingga kewajiban bagi masyarakat negara. Namun sebaliknya jika sebagian muslim sudah mensolatkannya maka seluruh muslim lainnya terlepas dari kewajibannya.

Fardhu kifayah merupakan kewajiban yang sangat luas ruang lingkupnya, yaitu mulai dari mengurus jenazah (memandikan, mengkafankan, mensolatkan, menuburkan) hingga ilmu-ilmu umum. ilmu-ilmu umum tersebut yaitu seperti ilmu kedokteran, matematika, fisika DLL. termasuknya ilmu kedokteran dan beberapa ilmu umum lainnya yaitu sebagai fardhu kifayah karna kebutuhan umat akan ilmu tersebut. contohnya kedokteran, umat membutuhkan seorang dokter dikalangannya.

Imam Ghazali menyebutkan ilmu yang termasuk kedalam kategori fardhu kifayah adalah ilmu kedokteran dan berhitung. Kedua ilmu ini mempunyai manfaat yang besar terhadap umat islam lainnya. Seperti kedokteran, dapat menyembuhkan muslim lain yang sedang sakit, jadi tidak kesulitan untuk berobat saat dokter ada di dekat.

Namun karna demikian, harus kita garis bawahi bahwa ilmu-ilmu yang termasuk fardhu kifayah tidak hanya ilmu umum, ilmu-ilmu syariat yang sifatnya dibutuhkan oleh umat juga fardhu kifayah. Artinya, fardhu kifayah ini merupakan hukum yang berlaku untuk kelompok, tidak untuk perseorangan. Berkenaan dengan ilmu, maka ilmu apa saja yang dibutuhkan dalam kelompok tersebut fardhu kifayah hukumnya.

baca juga: keutamaan sholawat kepada nabi muhammad

baca juga: keutamaan sholat tahajud

Fardhu ain

Dalam islam Kewajiban individual (perseorangan) disebut dengan fardhu ‘ain. Sama seperti wajib, sesuatu yang hukumnya fardhu ‘ain merupakan kewajiban perorangan jadi akan berdosa bila ditinggalkan. Seperti Sabda Rasululullah SAW yang bermaksud: “Dari pada Ibn Umar RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: Islam dibina atas lima perkara: bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Allah dan Nabi Muhammad pesuruh Allah, mendirikan solat, mengeluarkan zakat, menunaikan haji, berpuasa di bulan Ramadan”. Semua yang termasuk kategori wajib secara perseorangan, artinya hal tersebut merupakan fardhu ain.

Sekalipun ruang lingkup fardhu ain hanya pada diri seseorang, akan tetapi banyak pula kewajiban dan tuntutan bagi diri individu tersebut. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim sudah sepatutnya kita melaksanakan semua yang diwajibkan atas kita. Karna betapa sulit pun, kewajiban akan terasa mudah saat dikerjakan dengan pengetahuan dan hati yang ikhlas.

Karena solat wajib merupakan fardhu ain maka ilmu-ilmu yang dibutuhkan untuk seseorang mendirikan solat termasuk ke dalam fardhu ain juga. Jadi fardhu ain tidak hanya sebatas pada kewajiban pokok (solat) namun juga ilmu-ilmu penyokong seperti ilmu bersuci juga merupakan fardhu ain.

Perbedaan Fardu Kifayah dan Fardhu Ain

Perbedaan yang paling menonjol antara fardhu kifayah dan fardhu ain yaitu tentang kepada siapa fardhu tersebut dituju. Intinya adalah fardhu kifayah merupakan kewajiban yang sifatnya kepada umum, sedangkan fardhu ain merupakan kewajiban setiap personal orang.

download PDF nya di sini

salam mudahnya islam!

ingin menjelaskan pada dunia betapa mudahnya islam, asalkan ingin mengerjakannya semua akan terlihat mudah.

4 Balas ke “Pengertian dan Perbedaan Fardhu Kifayah dan Fardhu Ain”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *