Apa itu sedekah?


Sedekah adalah memberikan sesuatu kepada orang lain berupa material maupun inmaterial (tenaga) secara sukarela tanpa mengharap imbalan apapun dan juga tidak dibatasi waktu. Juga suatu bentuk pengharapan ridho Allah SWT atas sedekah nya tersebut.


Adapun Menurut Syara’, sedekah atau shadaqoh berarti memberi kepemilikan pada seseorang pada waktu hidup dengan tanpa imbalan sesuatu dari yang diberi serta ada tujuan tawakkal pada Allah SWT. Sedekah juga diartikan memberikan sesuatu yang berguna bagi orang lain yang memerlukan bantuan dengan tujuan untuk mendapat pahala. Dengan begitu, sedekah merupakan ajang untuk mengumpulkan atau mempersiapkan bekal untuk akhirat kelak. Sahabat rasulullah dan juga khalifah kedua setelah abu bakar yaitu Umar Ibn Khattab pernah berkata “Sesungguhnya, diakhirat kelak, amalan saling membanggakan diri. Maka sedekah berkata, Aku yang paling utama dari kalian (amalan-amalan lain)” .

Tentang sedekah Nabi Muhammad SAW bersabda: “Kamu menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu.” (HR. Bukhari).

Macam-macam Sedekah

Dalam pembagiannya sedekah dibagi menjadi 3 pembagian yaitu sedekah materi, non materi dan juga sedekah jariyah.

  • Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah merupakan sedekah yang aliran Pahala selamanya. Seperti wakaf tanah untuk masjid. Pahala akan terus mengalir selamanya selama dimasjid tersebut masih berdirinya solat. Sesuai dengan sabda rasulullah SAW:

إذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُولَهُ

“Jika meninggallah seorang insan (manusia), maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak shalih yang selalu mendo`akan orang tuanya.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, derajat sedekah yang tertinggi adalah sedekah jariyah jika ditinjau dari aliran sedekah yang tidak akan terputus.

  • Sedekah Materi

Selanjutnya adalah sedekah barang, yaitu mengganti/memberi kepemilikan barang kita kepada orang lain. Seperti sedekah uang, sedekah makanan, dan lain-lain. Pahala dari sedekah ini bermacam-macam serta bertingkat-tingkat yang dipengaruhi oleh waktu. Keutamaan bulan-bulan tertentu akan menyebabkan perbedaan tingkat pahala yang didapat dan juga kepada siapa sedekahnya dituju. Pada selain bulan-bulan suci pahala sedekah akan di lipat ganda 10 lipatan. Artinya jika kita bersedekah 1000 maka kelak Allah akan membalas 10.000, jika kita bersedekah sepotong roti kelak Allah akan membalas 10 potong roti, begitulah seterusnya. namun begitu, pahala dari sedekah juga dipengaruhi oleh sutuasi kita saat itu.

  • Sedekah Non Materi

sesuai dengan hadis nabi “senyum adalah sedekah” menandakan bahwa sedekah tidak hanya tentang benda. Namun senyum juga termasuk ke dalam sedekah, sebagai kategorikan sedekah non materi. Sedekah non materi adalah memberi bantuan baik tenaga maupun bantuan moral seperti motivasi saat dibutuhkan maupun tidak dibutuhkan. Pada dasarnya sedekah semacam inilah yang sangat mudah dilakukan karna tanpa modal apapun. Seperti sabda nabi:

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedekah yang dimaksud dalam hadis ini adalah sedekah yang ringat, yang mudah dilakukan. Jadi bagi orang-orang yang tidak sanggup bersedekah dengan harta bendanya, dianjurkan bersedekah dengan tenaga dan fikirannya. Islam ternyata mudahkan?

Dalam agama Islam, setiap orang yang bersedekah pasti akan mendapat balasan, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Namun semua hal dalam islam dilihat dari niat dalam hatinya terlebih dahulu, yaitu jika seseorang bersedekah dengan niat dalam hati supaya mendapat balasan di dunia. Maka semata-mata orang tersebut akan mendapat balasan dari Allah SWT hanya di dunia ini. Artinya orang tersebut tidak begitu ikhlas dalam bersedekah, sedekah orang tersebut bukan karena Allah. Sedekah semacam itu bukan tidak boleh, namun kurang afdhol. Mengingat tujuan hidup di dunia adalah mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya untuk kelak di akhirat, sedang orang-orang bersedekah memperhitungkan balasan dari Allah SWT.

Bersedekah lah semata-mata hanya karna Allah SWT. Tanpa pamrih, tanpa mengharap apapun, dan tanpa merasa apapun. Karna sungguh beribadah karna Allah itu sangat nikmat, ketimbang beribadah karna mengharap sesuatu. namun begitu, dibali sedekah Allah telah menyimpan berbagai keutamaan yang berganda-ganda dari sedekah kita. selanjutnya baca: berikut 10 keutamaan sedekah

namun bagaimana jika harta yang kita sedekahkan merupakan harta haram? kami sudah menjawabnya di sini.

salam mudahnya islam!

ingin menjelaskan pada dunia betapa mudahnya islam, asalkan ingin mengerjakannya semua akan terlihat mudah.

2 Balas ke “Pengertian Sedekah dan Pembagiannya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *