tata cara sembahyang wajib

Sembahyang wajib merupakan kewajiban untuk muslim baligh dan berakal yang dilakukan sehari-hari. Kewajiban pun disebut dalam Al-quran surah an-nisa’ ayat 103 “ maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” . kedudukan sembahyang wajib didalam islam adalah sebagai ibadah pokok, hal ini dikarenakan sembahyang wajib disebut sebagai tiangnya agama. Artian tiang agama sangatlah luas, jika pada diri pribadi kita, saat sembahyang wajib sudah kita laksanakan dengan baik dan sempurna maka kita adalah salah satu orang yang mempertahankan agama. Namun jika sembahyang kita masih bolong-bolong, pelaksanaan sembahyang masih belum sempurna maka kita adalah seseorang yang MENGHANCURKAN agama. Maka dari itu tata cara sembahyang wajib memang harus betul-betul dipelajari, harus betul-betul dipahami. Jangan sampai kita sebagai muslim namun pemahaman terhadap tata cara sembahyang sangat minimSembahyang wajib merupakan kewajiban untuk muslim baligh dan berakal yang dilakukan sehari-hari. Kewajiban pun disebut dalam Al-quran surah an-nisa’ ayat 103 “ maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” . kedudukan sembahyang wajib didalam islam adalah sebagai ibadah pokok, hal ini dikarenakan sembahyang wajib disebut sebagai tiangnya agama.

Artian tiang agama sangatlah luas, jika pada diri pribadi kita, saat sembahyang wajib sudah kita laksanakan dengan baik dan sempurna maka kita adalah salah satu orang yang mempertahankan agama. Namun jika sembahyang kita masih bolong-bolong, pelaksanaan sembahyang masih belum sempurna maka kita adalah seseorang yang MENGHANCURKAN agama. Maka dari itu tata cara sembahyang wajib memang harus betul-betul dipelajari, harus betul-betul dipahami. Jangan sampai kita sebagai muslim namun pemahaman terhadap tata cara sembahyang sangat minim.

baca juga: Sembahyang wajib

baca juga: rukun sembahyang lengkap

Niat dan Takbiratul Ihram

Niat adalah hal yang sangat penting dalam sembahyang. Seseorang yang tidak sah niatnya maka tidak sah pula sembahyangnya karna niat merupakan suatu kewajiban seseorang yang akan memulai sembahyang. Dalam niat itu sendiri itu juga terdiri dari wajib dan sunnah, jika kita berniat hal-hal yang wajib dalam niat wajib kita baca, dan hal yang sunnah hanya pelengkap atau penambah pahala saja.

niat sholat 5 waktu

Contoh niat yang wajib (tidak boleh tidak)

  • “sahaja aku sembahyang fardhu magrib karna Allah
  • “sahaja aku sembahyang fardhu isya karna Allah
  • “sahaja aku sembahyang fardhu subuh karna Allah
  • “sahaja aku sembahyang fardhu zhuhur karna Allah
  • “sahaja aku sembahyang fardhu ashar karna Allah

Contoh niat wajib yang diselipkan hal sunnah

  • “sahaja aku sembahyang fardhu magrib 3 rakaat menghadap kiblat karna Allah”
  • “sahaja aku sembahyang fardhu isya 4 rakaat menghadap kiblat karna Allah”
  • “sahaja aku sembahyang fardhu subuh 2 rakaat menghadap kiblat karna Allah”
  • sahaja aku sembahyang fardhu zuhur 4 rakaat menghadap kiblat karna Allah”
  • sahaja aku sembahyang fardhu ashar 4 rakaat menghadap kiblat karna Allah”

Niat adalah bacaan di dalam hati kita disaat Takbiratul Ihram yaitu takbir pertamanya hendak masuk ke dalam sembahyang. Saat kita takbir (Allahuakbar) saat itupula kita iringi niat di dalam hati kita.

Membaca doa iftitah

Sebagai mana yang kita ketahui setelah takbiratul ihram selanjutnya baca doa iftitah, namun membaca doa iftitah ini sifatnya sunnah. Jadi bagi orang yang tidak membacanya sembahyangnya tetap sah

Membaca surah Al-fatihah

Selanjutnya baca surah Al-fatihah membaca surah ini hukumnya wajib dalam sembahyang. Dengan kewajiban inilah saat seseorang membaca AL-fatihah tanpa ilmu pengetahuan yang cukup maka sembahyangnya otomatis tidak sah. Jangan semena-mena dengan bacaan ini. seseorang harus benar-benar memiliki pengetahuan tentang hukum-hukum bacaan yang terdapat pada surah Al-fatihah tersebut.

Dalam sembahyang yang dilaksanakan saat siang seperti zhuhur dan ashar bacaanya sunnah dilakukan secara sir (tidak memperbesar suara). Berbeda dengan sembahyang malam yaitu maghrib, isya dan subuh bacaannya sunnah dilakukan secara syiar (bersuara besar).

Membaca ayat Al-quran

Kemudian setelah membaca surah Al-fatihah kita disunnahkan membaca beberapa ayat al-quran yang biasanya di baca adalah surah pendek yang ada di juz 30. Namun tidak jarang kita mendapati orang atau imam (Jika kita berimam) yang dibacanya adalah ayat yang terdapat di surah-surah lain. Hukum membaca ayat ini adalah sunnah, jadi tidak mengap jika seseorang tidak membacanya.

Ruku’

Selanjutnya ruku serta sunnah membaca doa ini mulai dari 1 kali hingga 11 kali.

“سبحان ربي العظيم وبحمده”

“Mahasuci Tuhan yang Maha Agung Serta Memujilah Aku Kepadanya”

Memang lebih utama jika jumlah bacaannya ganjil. Missal 1,3 dan seterusnya.

Posisi badan saat ruku’ yaitu membungkukkan badan dengan kedua tangan di kedua lutut dengan badan lurus antara punggung dan kepala.

Iktidal

setelah ruku kemudian bangkit kembali tegak, yang dinamakan iktidal serta sunnah membaca:

ربنا لك اللحمد ملء السموات وملء الأرض وملء ما شئت من شيء بعد

“Ya Allaah Tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang Engkau kehendaki sesudah itu”

Sujud

Kemudian sujud ke lantai dengan semua anggota 7 (dahi,kedua telapak tangan, kedua lutut, kedua ibu jari kaki) turut turun juga mengenai lantai. Posisi ini adalah bentuk penyerahan diri seorang muslim atas semua ketentuan Allah SWT. Dengan posisi ini bisa kita ketahui bahw akita adalah hamba, karna bentuk dari sudut ini sendiri posisi kepala lebih rendah dari pada pantat. Ketika sujud juga sunnah membaca:

سبحان ربي الأعلى وبحمده

“Mahasuci Tuhan yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepadanya”

Sama seperti sunnah membaca doa saat ruku’ yaitu lebih baik banyaknya ganjil

Duduk di antara dua sujud

Kemudian bangkit namun masih di posisi duduk tegak. Sunah juga membaca doa:

رب اغفررلي  وارحمني واجبرني وارفعني وارزقني واههدني وعافني  واعف عني

“Ya Allaah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku”

Kemudian setelah semua bacaan di duduk antara dua sujud adalah sujud kembali seperti sujud pertama dan melanjutkan rakaat selanjutnya.

Tasyahud awal

Setelah itu, pada rakaat kedua dalam sembahyang selain subuh yaitu tasyahud awal, walau tasyahud awal ini merupakan sunnah namun sunnah disini merupakan sunnah muakkad (dikuatkan) atau dengan kata lain sunnah yang nabi kerjakan. Bacaan dalam tasyahud awal yaitu:

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ

“segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.

Tasyahud akhir

Kemudian setelah tasyahud awal langsung bangun kembali melanjutkan rakaat selanjutnya hingga akhir. Di akhir sembahyang kita kembali duduk tasyahud akhir. Berbeda dengan tasyahud awal yang hanya sunnah, di tasyahud akhir ini hukumnya wajib. Karna hendak mengakhiri sembahyang. Bacaan dalam tasyahud ini juga hukumnya wajib yaitu:

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ

Sampai situ bacaanya wajib, namun dalam tasyahud akhir ini ada sambungan bacaannya juga yang hukumnya sunat. Berikut bacaan lengkap, wajib di tambah sunnah, yaitu:

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah! Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah engkau beri rahmat kepada nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah atas nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana engkau memberi berkah kepada nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta engkau lah yang terpuji, dan maha mulia”.

Salam

Jika masuk ke dalam sembahyang diawali dengan niat dan takbiratul ihram maka keluar dari sembahyang pun di akhiri dengan salam. Salam dalam sembahyang ini hukumnya wajib yang pertama yaitu menoleh ke kanan dan sunnah salam kedua yaitu menoleh ke kiri.

اَلسَّلَا مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُ اللهِ

“Semoga Allah Melimpahkan Keselematan dan Rahmat-Nya untukmu”

salam mudahnya islam

ingin menjelaskan pada dunia betapa mudahnya islam, asalkan ingin mengerjakannya semua akan terlihat mudah.

2 Balas ke “Tata cara sembahyang wajib lengkap”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *